Rabu, 03 Desember 2014

Keong Mas





Akibat hendak di ambil paksa oleh Nyi Ireng, seorang penyihir Jahat.

Raja dan ratu merelakan Putri bungsunya dirubah menjadi Keong Mas oleh 7 Penyihir baik dan dititipkan ke seorang perempuan desa bernama “Mbok Rondo“.
Namun keadaan yang semula aman, berubah menjadi petaka, masalahnya Keong Mas mempunyai keistimewaan, yaitu, air matanya bisa berubah menjadi permata.
Hingga bisa merubah status sosial Mbok Rondo, yang semula Rakyat miskin biasa tiba tiba berubah menjadi Kaya Raya.

Hal inilah yang membuat Juragan Rekso menjadi Iri, dan berniat untuk menculik Keong mas, dengan harapan, dia bisa menjadi kaya melebihi Mbok Rondo.

Niatan Juragan Rekso memang berhasil namun, ketamakan akan harta dunia membuat dia kehilangan kendali.
Dia paksa, keong mas untuk menangis setiap hari, bahkan, Mbok Rondo yang menyimpan alat tenun tua tanpa jarum dilaporkan ke prajurit, membuat Mbok Rondo akhirnya di penjara.

Saat permata yang keluar dari mata keong mas makin banyak, Nyai Ireng yang kehilangan bayi perempuan milik Raja tahu, kalu yang air matanya jadi permata itu ternyata Keong mas, bayi yang dicarinya selama ini.

Di istananya, Keong mas Oleh Nyi Ireng dipaksa untuk menenun dengan harapan, tangannya segera tertusuk jaum, tak sadarkan diri, dengan begitu, ia bisa menyerahkan ke raksasa sebagai santapan, dengan harapan diberikan imbalan kekuatan.

Ternyata, memang sudah menjadi kepastian, bahwa kebaikan ternyata selalu bisa menang jika melawan kejahatan. Begitu juga dalam cerita ini, cinta kasih serta ketulusan dari Mbok Rondo kepada Keong Mas ternyata berhasil membinasakan Nyai Ireng juga raksasa.

Keong Mas hidup berbahagia di istana dengan membawa serta Mbok Rondo, perempuan desa yang selama ini merawatnya.

sumber: http://www.mnctv.com/index.php?option=com_content&task=view&id=5606&Itemid=60

2 komentar: